PERSPEKTIF PERSPEKTIF PENGGUNA TERHADAP PENERAPAN APLIKASI MICROSOFT TEAMS
PDF

Keywords

ISSM , TAM , Microsoft Teams , Pembelajaran Daring

How to Cite

KiranaF. H., Lathif Mardi SuryantoT., & Maya SafitriE. (2021). PERSPEKTIF PERSPEKTIF PENGGUNA TERHADAP PENERAPAN APLIKASI MICROSOFT TEAMS : PERSPEKTIF PENGGUNA TERHADAP PENERAPAN APLIKASI MICROSOFT TEAMS . Jurnal Informatika Dan Sistem Informasi (JIFoSI), 2(1), 58-66. Retrieved from http://jifosi.upnjatim.ac.id/index.php/jifosi/article/view/265

Abstract

SMAN 18 Surabaya adalah salah satu Sekolah Menengah Atas yang berada di Kota Surabaya dan salah satu sekolah yang melaksanakan Peraturan Walikota Surabaya Nomor 28 Tahun 2020 tentang Pedoman Tatanan Normal Baru pada kondisi Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Kota Surabaya dan memperhatikan Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2020/2021 dalam pelaksanaan pembelajaran daring dengan menggunakan Aplikasi yaitu Microsoft Teams. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perspektif pengguna terhadap penerapan Aplikasi Microsoft di SMAN 18 Surabaya. Penelitian ini mengadopsi ISSM Delone Mclean dan TAM (Technology Acceptance Model) dari Hossein Mohammadi. Jumlah sampel sebanyak 247 siswa-siswi SMAN 18 Surabaya tahun 2020/2021. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan identifikasi analisis perspektif pengguna terhadap penerapan Aplikasi Microsoft Teams , maka dapat ditarik kesimpulan bahwa perspektif pengguna penelitian ini yaitu satisfaction dan intention to use  memiliki efek positif terhadap actual use pada Aplikasi Microsoft Teams. Education quality  menjadi faktor utama yang mendorong satisfaction  dan intention to use  terhadap penggunaan Aplikasi Microsoft Teams. Sedangkan, perceived ease of use  memediasi hubungan antara actual use dan  intention to use. Hal ini didapat dari hasil uji hipotesis. Sedangkan faktor yang paling mempengaruhi dalam penggunaan berkelanjutan pada Aplikasi Microsoft Teams di SMAN 18 Surabaya dengan menggunakan model ISSM Delone Mclean dan TAM , yaitu Intention to Use didapatkan dari nilai path coefficient  yang paling besar sebesar 0.548.

PDF