Penerapan Metode Least Square untuk Memprediksi Harga Minyak
DOI:
https://doi.org/10.33005/jifosi.v7i1.592Keywords:
Least Squares, Data Mining, MAPE, PrediksiAbstract
Dalam perekonomian global, fluktuasi harga minyak curah merupakan faktor utama yang mempengaruhi stabilitas pasar. Fluktuasi yang signifikan timbul pada harga minyak yang kompleks dan seringkali tidak terduga. Oleh karena itu, penerapan metode prediksi yang handal menjadi penting untuk membantu pengambilan keputusan yang efektif di berbagai sektor. Penelitian ini tidak hanya mencoba mengatasi kompleksitas fluktuasi harga minyak, tetapi juga memberikan kontribusi pada pengembangan pendekatan prediksi yang lebih canggih dalam lingkungan yang terus berubah. Dengan menerapkan metode ini, diharapkan bahwa prediksi harga minyak curah dapat menjadi lebih akurat dan dapat memberikan wawasan yang berharga bagi para pelaku pasar, pemerintah, dan pembuat kebijakan. Salah satu metode yang dapat diterapkan adalah metode Least Squares atau disebut dengan metode kuadrat terkecil yang memiliki kemampuan memodelkan pola data historis dan menghasilkan prediksi yang lebih akurat. Pengujian hasil prediksi menggunakan perhitungan MAPE (Mean Absolute Precentage Error) mendapatkan hasil 1,54% dimana range nilai ini disimpulkan bahwa kemampuan model peramalan sangat baik karena nilai di bawah 10%.





